bus listrik tanpa sopir
Mau mencicipi naik Bus Otomatis Pertama di Indonesia? Ada di The Breeze, BSD City. Mari mengenal  Navya Arma, First Autonomous Vehicle at Green Office Park di BSD City.


First Autonomous Vehicle at Green Office Park di BSD City


Sudah sering melihat kendaraan robotik tanpa awak pengemudi lewat film-film? Kali ini, tanpa perlu menunggu lama, bus otomatis pertama di Indonesia ada di The Breeze, BSD City. Bus otomatis ini diberi nama Navya Arma, yang merupakan First Autonomous Vehicle at Green Office Park di BSD City.

Moda transportasi self-driving ini merupakan kontribusi Sinar Mas Land, pengembang properti BSD City, yang berlandaskan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Sinar Mas Land sebagai pengembang properti yang berkomitmen mewujudkan kepedulian terhadap masalah pelestarian lingkungan melalui penerapan visi green di setiap proyeknya, dan BSD City, sebagai kota mandiri garapan Sinar Mas Land menjadi lokasi terpilih memajang dan menjalankan Autonomous Vehicle di Indonesia.


First Autonomous Vehicle at Green Office Park, BSD City
Autonomous Vehicle Pertama di Indonesia, kini ada di BSD City


Kehadiran Autonomous Vehicle (AV) atau kendaraan listik otonom, sejalan dengan visi hijau kawasan Green Office Park (GOP) yang telah tersertifikasi sebagai Green Mark District pertama di Indonesia dari Building Construction Authority (BCA) Singapura. Di mana, di seluruh gedung perkantoran yang dibangun di kawasan ini juga telah mendapat sertifikasi sebagai green building dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Green Mobility Masa Depan di G20 Bali


Teknologi green mobility ini telah mendapat perhatian dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  sejak peresmian uji cobanya. Budi Karya Sumadi menilai Autonomous Vehicle mampu mewujudkan transportasi masa depan bagi pembangunan kota pintar yang sustainable di Tanah Air. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan harapan agar inovasi teknologi terbaru ini dapat dipamerkan di G20 Summit.

Impian itu terwujud.  Autonomous Vehicle selesai mengikuti Electric Vehicle Exhibition yakni acara yang merupakan bagian dari official side event dari G20 di Nusa Dua Bali, yang diselenggarakan oleh Kementrian Perhubungan (11 - 16 Nov 2022)
first autonomous vehicle
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berpose depan Autonomus Vehicle


Kita tahu, gelaran tahunan KTT G20 menyepakati untuk mewujudkan dunia nol emisi. Kesepakatan ini diimplementasikan dengan penggunaan bus listrik sebagai moda transportasi bebas emisi pada saat KTT G20 berlangsung.

Sebagaimana kita tahu pula, KTT G20 di Bali telah usai, namun penampakan Autonomous Vehicle masih bisa dilihat dan dirasakan di Green Office Park, BSD City.


Perkembangan ekosistem kendaraan listrik tanpa awak ini memperkuat semangat untuk mewujudkan komitmen Sinar Mas Land dalam menjawab solusi akan kendaraan yang rendah emisi karbon serta mendorong kehidupan yang berkelanjutan. Kami menyaksikan inovasi AV ini hadir dengan memiliki fitur yang smart technology, selain itu transportasi cerdas ini juga menjadi alternatif moda transportasi baru untuk melayani mobilitas masyarakat. Kecanggihan fitur yang dimiliki AV ini juga merefleksikan gaya hidup yang akan kami hadirkan di BSD City dalam transformasi kota mandiri sebagai smart integrated digital city, khususnya di ekosistem Digital Hub yang sarat dengan kegiatan teknologi digital. Irawan Harahap  - Chief Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land)

Navya Arma, Bus Otomatis Pertama di Indonesia ada di The Breeze, BSD City


Navya Arma merupakan hasil kemitraan Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corporation, yang didukung pendanaan JICA. "Navya" merupakan perusahaan Prancis yang mengkhususkan diri dalam desain dan konstruksi kendaraan otonom dan listrik. Navya Autonom® Shuttle merupakan self-driving  bus berpenumpang yang dipelopori NavyaSedang "Arma", berarti kendaraan.
autonomous vehicle
Navya Arma berkeliling 


Uji coba tahap pertama Navya Autonom® Shuttle telah berhasil dilakukan Mitsubishi Corporation bersama dengan MACNICA Inc. di QBig BSD City pada bulan Mei hingga Juli lalu.

Selanjutnya, pada 27 Agustus 2022 hingga 5 Januari 2023, uji coba tahap kedua dilanjutkan di Green Office Park (GOP), kawasan BSD.

Kemampuan Navya Arma


Navya Autonom® Shuttle memiliki penggerak listrik dan battery pack berkapasitas 33 kWh yang dapat bertahan selama 9 jam.

Navya Autonom® Shuttle dilengkapi dengan beragam sensor mulai dari pemanfaatan GNSS (Global Navigation Satellite Systems), dan sensor LIDAR (Light Radar) yang digabungkan dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis, yang kemudian akan diproses oleh komputer yang memiliki spesifikasi tinggi tertanam di dalam mobil.

Transportasi listrik otonom ini dapat mendeteksi, melacak dan mengklasifikasi halangan di sekitar secara real time (waktu sebenarnya) untuk menentukan lintasan dan profil kecepatan yang optimal, termasuk kemampuan akselerasi, kemudi, dan pengereman secara otomatis.
navya shuttle
Bus listrik tanpa pengemudi di BSD City 


Sejauh ini, Navya tech berusaha menjadi pionir solusi swakemudi transportasi baik untuk penumpang dan barang. Dengan menitikberatkan inovasi dan tanggung jawab, maka masyarakat selaku pengguna dan penikmat diharapkan bisa lebih leluasa, nyaman dan aman, dalam memberikan kepercayaan terhadap mobilitas masa depan.



Syarat Naik Navya Arma, Autonomous Vehicle di BSD City


Kendaraan listrik otonom ini berdimensi 4,7 m x 2,1 m, berkapasitas penumpang 15 orang, dengan formasi 11 duduk dan 4 berdiri.

Masyarakat umum dapat mencoba kendaraan listrik otonom ini secara gratis tanpa dikenakan biaya tambahan apapun. 

Cara dan syarat untuk menaiki Navya Arma adalah :

  1. Sebelumnya, calon penumpang melakukan pendaftaran dan mengisi survei melalui aplikasi OneSmile yang tersedia di aplikasi Apple App Store maupun Google Playstore. 

  2. Setelah melakukan pendaftaran dan mengisi pre-survei, calon penumpang menunjukkan tiket kepada petugas untuk dapat menaiki Autonomous Vehicle  dari Lobby Utama The Breeze, BSD

  3. Bagi masyarakat yang membawa anak-anak bisa mencoba kendaraan listrik otonom dengan syarat tinggi anak min. 120 cm dan harus didampingi oleh orang tua.

  4. Jangan lupa, isi kembali survei Quick Review di aplikasi OneSmile setelah melakukan perjalanan bersama Navya Arma.
self driving bus di Indonesia
The self-driving bus


Nah, bagaimana, tertarik untuk naik bus tanpa sopir ini? Yuk, catat jadwalnya.

Bus Autonomous Vehicle, Navya Arma akan tetap beroperasi setiap hari dari Selasa  s/d Minggu pukul 10.00 hingga 17.00 WIB. 

Navya Arma hanya dapat dicoba sampai tgl 21 December 2022, kemudian akan dipamerkan di dalam area The Breeze mulai tgl 22 Dec 2022 sampai 04 Jan 2023.


Selamat mencoba.