ASUS VivoBook 14 A416 Untuk Produktivitas Sehari-hari


MENCARI LAPTOP DI TENGAH PANDEMI

Masa awal pandemi membuat saya tiba-tiba teringat dengan keadaan rekan-rekan guru.
Saya teringat dengan seorang pengajar senior yang saya kagumi. Setiap hari beliau harus menyeberangi laut demi mengajar. Kadang-kadang ombak besar menantinya di pagi buta, tepat beberapa jam sebelum pelajaran dimulai. Setiap harinya dan telah berlalu selama puluhan tahun lautan menjadi medan yang dilaluinya. Namun, semenjak pandemi serta pemberlakuan WFH dan PJJ medan perjuangannya berubah. Di rumah, ia mesti berpapasan dengan murid dan rekannya melalui laptop.

Lain guru lain cerita. Guru yang satu ini sudah dimakan usia, meski masih tangguh di depan murid dan di dalam kelas, namun khusus untuk kebutuhan mengetik dan digital, ia kerap memanfaatkan fasilitas kantor. Saat pandemi dimulai, guru ini kesulitan bolak-balik ke kantor dan berkeinginan mencari laptop mandiri untuk pekerjaannya.

Sejak dulu kita mengatasi jarak dengan transportasi, di saat pandemi, jarak membuat kita berdekatan dengan teknologi. Baik guru dan murid sama-sama harus menciptakan gaya belajar baru di depan produk teknologi dengan durasi jauh lebih banyak dan lebih sering dibanding masa sebelumnya. Manusia di perkotaan modern biasanya sudah terbiasa dengan gaya ini, namun kenyataannya masih banyak orang yang terbata-terbata dan beradaptasi dengan produk teknologi.

Mungkin karena saya pernah berprofesi sebagai pengajar, jadi yang teringat awal-awal adalah para guru. Namun, setelah menjalani situasi pandemi, ternyata saya pun mengalami keruwetan yang sama!

KEBUTUHAN BELAJAR, MENGAJAR DAN BEKERJA BERSAMA LAPTOP MENINGKAT

Pandemi memaksa kita untuk lebih banyak di rumah, bahkan dalam pembatasan waktu tertentu kita memang benar-benar harus cukup di rumah saja. Dengan demikian, semua aktivitas berpusat di rumah. Tante saya pernah minta tolong, “Mau cari laptop buat si adek nih, ” Saya sempat bertanya-tanya, memangnya selama ini si adik tidak butuh laptop ? Kemudian saya ingat, adik saya ini berasrama, dan selalu memanfaatkan fasilitas mengetik dan tugas-tugasnya di sana. Nah, setelah dirumahkan, jadilah dia berpikir memusatkan untuk mencari laptop sendiri.


Kemudian ada anak-anak tetangga yang saya kenal, keponakan yang masih bersekolah, yang juga membutuhkan laptop pribadi. Mengapa laptop ? Keluarga dengan beberapa anak, paham dengan situasi ini. Biasanya para orang tua dan anak bisa memakai laptop atau PC bersama secara bergantian. Tapi, dengan adanya kelas-kelas di rumah dan melakukan pekerjaan di waktu yang sama, membuat masing-masing anggota keluarga mesti mandiri. Menurut orang tua, alasan lain adalah laptop memudahkan anak mereka untuk fokus dan mudah terpantau, dibanding menggunakan smartphone secara mandiri. Apa pun alasan itu, saya menemukan banyak orang yang mencari laptop yang spesifikasinya mumpuni di masa pandemi ini, termasuk saya (ehem.)

Dilansir dari inet.detik.com, ternyata benar, permintaan laptop untuk belajar, mengajar dan bekerja di rumah mengalami peningkatan. Mengapa demikian ?

ALASAN 
MEMBUTUHKAN 
LAPTOP

Menurut pengamatan saya dan seringnya berdiskusi dengan orang tua yang membutuhkan laptop untuk anaknya, berikut ini alasannya :
  1. Laptop merupakan komputer yang mudah dipindahkan, dibawa ke kamar atau ke ruang kerja tanpa ribet. Keringkasan laptop berguna untuk fokus saat Work From Home dan Pembelajaran Jarak Jauh.

  2. Bukan hanya berguna untuk mengerjakan tugas-tugas, laptop beralih fungsi menjadi “ruang belajar”, “gerbang pertemuan”, karena itu jumlah anggota keluarga yang banyak, yang tidak memungkinkan memakai bersamaan, membutuhkan laptop sendiri.

  3. Dan dari cerita lain : Tugas-tugas saat WFH dan PJJ menjadi lebih beragam, sehingga laptop dirasa mampu mengkoordinasikan tugas dan pekerjaan bersamaan.

  4. Oya, penggunaan laptop secara mandiri juga jauh lebih aman dibanding penggunaan PC yang biasanya bareng. Di saat harus menerapkan protokol kesehatan dan isolasi mandiri, laptop bisa menjadi teman yang nyaman.
Lalu, laptop seperti apa yang menjadi kebutuhan belajar, mengajar dan bekerja secara umum ?
Saya merangkum dari beberapa obrolan orang-orang sekitar, yang sering curhat seputar kebutuhan teknologi untuk anak-anak mereka.

MEMILIH LAPTOP UNTUK BELAJAR, MENGAJAR DAN BEKERJA DI RUMAH

1. Laptop Kalangan Umum

Laptop yang diharapkan adalah laptop yang cocok untuk pemula ke atas. Secara umum, para guru pun hanya membutuhkan laptop mainstream yang mampu digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari, dan tugas-tugas untuk murid.

2. Ringan, Ringkas, Simpel.

Kalau kerja dan sekolah di rumah saja, memang mau dibawa ke mana sih laptopnya? Menurut kalangan pencari laptop nih, karena mobilitas yang tinggi meski di rumah saja, sampai-sampai laptop dibawa ke kamar, dipangku, dipeluk, sehingga semakin ringan laptop semakin nyaman, hehehe. Sementara menurut saya, laptop yang ringan, ringkas, akan selalu menjadi laptop yang bersahabat. Jika pintu bepergian telah dibuka lebar, percayalah laptop yang ringan akan sangat-sangat diharapkan.


3. Tersedia Webcam dan Mikrofon

Berkat conference, meeting, dan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) virtual kita makin akrab dengan webcam dan mikrofon ya? Saya merasakannya. Jujur, sebelumnya saya mengabaikan kamera pada laptop. Kini, saya menemukan emak-emak yang mencari laptop untuk anaknya, menambahkan daftar di mana kamera laptop harus yang nyaman.

4. Multimedia

Dewasa ini para guru makin sering membuat pengajaran dalam bentuk multimedia, baik gambar, animasi, dan video. Anak-anak muda pun bertarung lewat konten multimedia. Jadi, meski laptop mainstream, setidaknya program pengolah grafis yang jamak dipakai tetap dapat dihadirkan di laptop.

5. Gesit

Tahu ya, bahwa masih banyak dari kita (iya saya juga) yang kurang apik menyimpan data. Semua dirasa penting, akhirnya disimpan. Semua video disimpan. Sekarang harus online meeting, bikin audio-video presentasi. Kadang, lupa tuh kalau sebenarnya laptopnya nggak mumpuni, tapi terus aja dipaksa. Jadi deh, kinerja laptop menurun. Belum lagi kalau laptop dimanfaatkan bermain game iseng-iseng, yang nyatanya bikin mudah panas, saat transfer data dan render menjadi lambat. Nah, dalam memlih laptop, untuk storage sebaiknya yang sudah SSD, dan prosesor terbaik pilih generasi Intel terbaru. Karena laptop yang asyik itu, no lelet-lelet club.

6. Stylish

Tampilan trendi laptop tetap jadi pilihan saat membeli. Ketika para orang tua mencarikan laptop untuk anak mereka, biasanya di ujung si anak berpesan : laptopnya mesti yang keren ya. Sebenarnya tampilan laptop yang keren juga ditunjang dari kemampuan mendesain dan bahan yang dipilih. Trendi dan kerennya laptop berarti perusahaan telah sebaik mungkin memahami selera pasar.


Laptop apa yang kemudian layak direkomendasikan?
Sejauh ini saya masih senang merekomendasikan produk-produk Laptop ASUS. Bagaimana ya, ASUS senantiasa mengembangkan produk-produknya dan mampu mencapai lini dan level berbeda pada tiap-tiap penggunanya. Terus berinovasi dan meraih hati masyarakat sebagai perusahaan teknologi komputer terpercaya di Indonesia. Saya saja jatuh cinta dengan produk ASUS.

Saya punya kebiasaan baru setiap pergi ke toko komputer : bertanya produk apa yang paling digemari, paling laris, dan paling dicari. Mereka biasanya akan menjawab : ASUS, disertai penjelasan tentang kebaikan-kebaikan produk ASUS.

Saat ini ASUS telah mengeluarkan laptop mainstream yang pas untuk kondisi WFH, PJJ dan untuk produktivitas sehari-hari, yakni ASUS VivoBook 14 A416. Saya menyebutnya laptop untuk kita semua. ASUS VivoBook 14 A416 merupakan laptop mainstream, yang memang didesain untuk kalangan umum, pelajar, pengajar dan pekerja, serta cocok untuk pemula dan ibu rumah tangga seperti saya, yang sehari-hari membutuhkan laptop. ASUS VivoBook 14 A416 juga sesuai dengan gambaran umum alasan mencari laptop di atas.

Tapi, bagi saya ASUS VivoBook 14 A416 bukan sekadar laptop mainstream saja. ASUS sendiri menyebut laptop ini sebagai : One of the world’s smallest all-rounder 14-inch laptops. Jadi, apa saja kebaikan-kebaikan ASUS VivoBook 14 A416 ini ?

ASUS VivoBook 14 A416ASUS VivoBook 14 A416 : UNTUK SEMUA GENERASI

ASUS VivoBook 14 A416 ini merupakan laptop level entri, yakni dirancang untuk kalangan umum, pelajar, pengajar , pekerja dan pekerjaan sehari-hari. Apa saja sih hal-hal umum yang kita lakukan bersama laptop ? Bisa mengetik, mengolah data , membuat presentasi, membuat gambar, bermain game, membuat konten, menonton video, dan terhubung dengan internet. Dikarenakan untuk kalangan umum, maka ASUS VivoBook 14 A416 juga cocok untuk pemula yang baru belajar menggunakan laptop.

ASUS VivoBook 14 A416 : MODERN DAN RINGKAS

Berat ASUS VivoBook 14 A416 ini tidak sampai dua kilo lho! Ukurannya yang  ultraslim, bobot ASUS VivoBook 14 A416 sebenarnya hanya  1,6 kg sudah termasuk baterai. Ketebalan 19,9mm, lebar 216mm, dan panjang 325.4mm.


Laptop 14 inch ini tampil modern, dan terlihat berkelas dengan penampakan kilaunya. Hadir dengan dua warna eksklusif : Transparent Silver dan Slate Grey.

ASUS VivoBook 14 A416 disebut laptop yang ringkas berkat adanya teknologi NanoEdgeDisplay, yang membuat bezelnya (tepi yang mengelilingi layar) sangat tipis, dan disebut screen-to-body ratio mencapai 82%. Meski tipis, tapi tidak mengabaikan area webcam.  Berkat layar NanoEdge pula kita bisa menikmati sudut pandang 1780, serta lapisan anti-glare pada layar untuk mengurangi pantulan-pantulan yang mengganggu saat bekerja atau mengerjakan tugas-tugas. 

ASUS VivoBook 14 A416 : KENCANG DENGAN INTEL CORE GEN KE-10 DAN STORAGE BERBASIS SSD

Solid State Drive (SSD) alias perangkat penyimpanan yang membuat performa lebih kencang, konsumsi lebih efisien, transfer data lebih cepat, dan loading pun lancar. Pada ASUS VivoBook 14 A416 terdapat desain pilihan penyimpanan ganda, SSD dan HDD. Dukungan HDD hingga 1 TB dan SSD PCIe® hingga 256GB. Dengan begini, mau menyimpan film, rekaman belajar, koleksi musik dan tugas bisa di HDD dan menginstal aplikasi bisa di SSD, agar performa laptop tetap powerful.

Berbeda dengan SSD, HDD pada laptop cukup rentan terhadap kerusakan fisik. Namun, ada berita baiknya nih, pada ASUS VivoBook 14 A416 sudah disematkan E-A-R® HDD Protection,  yakni fitur untuk meredam guncangan jika terjadi benturan. Bahkan secara otomatis, guncangan dan getaran akan terdeteksi berkat perlindungan hard drive aktif ini.

Dukungan performa powerful lain ada pada penyematan prosesor Intel Core hingga Generasi ke-10. Baik Intel Core i3 hingga Intel Core i5 yang merupakan generasi ke-10 produk Intel Processor, sudah sangat cocok untuk kebutuhan produktivitas sehari-hari dengan menhasilkan performa yang kencang.

Pendukung penyimpanan lain terdapat pada RAM yang menggunakan memori DDR4 sebagaimana standar laptop modern. Kapasitasnya 4GB dan masih di-upgrade hingga 12GB.

ASUS VivoBook 14 A416 : KONEKTIVITAS YANG MUMPUNI

Makin sering beraktivitas dengan laptop, makin menyadari butuh konektivitas yang mumpuni. Sebentar-sebentar transfer data dari gawai lewat bluetooth, main colok flashdisk, memindahkan slide ke proyektor, dan seterusnya. Karena itu, ASUS VivoBook 14 A416 dibekali port USB tipe 3.2 yang lebih modern. Ada port USB Type-C, USB Type-A, HDMI, combo audio jack juga micro SDcard reader.

Untuk koneksi nirkabel, terdapat Bluetooth 4.1 dan WiFi 5 (802.11ac) untuk terhubung dengan jaringan internet.

ASUS VivoBook 14 A416 : FINGERPRINT DAN SENTUHAN YANG NYAMAN

Bagian trendi, ringkas dan dinamis lain ASUS VivoBook 14 A416 lain ada pada desain keyboardnya yang full size dan ditunjang backlit, cocok untuk mobilitas tinggi dan bekerja dalam gelap. Saya pun biasa bekerja di depan laptop saat gelap, saat semua tertidur, untuk ketenangan yang sukar didapat siangnya. Nah, selain backlit, ada pula desain key travel 1,4mm yang memberikan kenyamanan dalam pengetikan. Kalau kamu jagoan mengetik, mungkin pernah merasakan mengetik dengan tuts yang terlalu sampai-sampai rasanya ingin gregetan, karena keseluruhan pengetikan jadi terasa lambat. Key travel 1,4mm ini sangat dianjurkan untuk para writer yang sehari-hari berhubungan dengan keyboard. Karena desainnya kokoh dan ergonomis, mengetik pun terasa lebih ringan.

ASUS VivoBook 14 A416 memang didesain untuk mobilitas tinggi dan produktivitas sehari-hari, maka detailnya pun sangat dipikirkan. Dengan sensor fingerprint di touchpad, sudah bisa mengakses laptop. Saya tahu rasanya mau kerja cepat tapi menyalakan laptop aja lama, jangan-jangan jadi sempat masak sama mandi dulu, hehehe. Tapi, sensor fingerprint membuat kemudahan bagi user untuk mengakses cepat-cepat laptopnya makin terpuaskan. Fitur keamanan biometrik ini juga ada pada Windows Hello, pengguna pun tidak perlu lagi mengetikkan password. Biasanya fitur sensor ini terdapat pada laptop premium, tapi ini diberikan di laptop mainstream.


Fitur lain pada touchpad ASUS VivoBook 14 A416 yakni adanya ASUS NumberPad. Kalau kamu bete’ mengetikkan angka yang berjejer bersamaan, dan lebih suka formasi angka seperti pada kalkulator, maka ASUS NumberPad adalah jawabannya. Cukup ketuk ikon touchpad untuk mengubah panel sentuh menjadi panel angka yang diterangi LED.

ASUS VivoBook 14 A416 : GRAFIS DAN MULTIMEDIA

Bicara grafis, ASUS Vivobook 14 A416 ini mengandalkan Intel UHD Graphics, sementara varian lain mengandalkan GPU NVIDIA GeForce MX330 untuk pengguna yang berkegiatan dengan pengolah grafis ekstra. Chip grafis NVIDIA GeForce MX330 ini memungkinkan untuk mengakses program pengolah gambar, video hingga bermain game level menengah secara optimal.

Untuk menikmati konten-konten multimedia, selain layar yang luas, anti silau, speaker stereo ASUS Vivobook 14 A416 juga didukung ASUS SonicMaster dan teknologi ICEpower. Keluaran suara dari speakernya cukup kencang. Keseluruhan keluaran audio-visual memberikan pengalaman multimedia yang menyenangkan.



ASUS VivoBook 14 A416 : TAHAN HINGGA 8 JAM

Bertenaga baterai 2 cell Li-on, 37 whrs, daya konsumsi laptop ini tanpa colokan ternyata mampu hingga 8 jam berdasarkan standar pemakaian. Waktu yang pas banget buat bekerja sehari-hari. Sementara daya pakai jika aktivitas bersama laptop lagi padat-padatnya mencapai 6 jam. Tidak heran kalau ASUS VivoBook 14 A416 layak direkomendasikan untuk kebutuhan sehari-hari.

ASUS VivoBook 14 A416 : MAKIN YESS DENGAN Ms OFFICE PRE-INSTALLED DAN MY ASUS

Sebagai orang yang beaktivitas sehari-hari dengan laptop rasanya susah tidak bersentuhan dengan office ya. Guru, pelajar, pekerja, bahkan saya yang Ibu Rumah Tangga ini susah dipisahkan dari software Office. Kabar baiknya, Asus Vivobook 14 A416 memberikan cuma-cuma alias gratis Microsoft Office Home & Student 2019 asli dan sudah terinstal. Asyik kan.

Selain sudah terpasang Windows 10, ASUS VivoBook 14 A416 juga memiliki aplikasi bawaan bernama My ASUS.

Aplikasi ini memungkinkan pengguna memantau status laptop, memindai sistem, menemukan masalah, memperbaiki secara otomatis, mengetahui masa garansi perangkat dan terhubung dengan layanan konsumen ASUS. Terdapat pula fitur Link to My ASUS pada aplikasi bawaan ini. Gunanya tidak lain adalah menghubungkan gawai pribadi dengan laptop. Kondisi multitasking membuat kita kerap bolak-balik menggunakan gawai dan laptop. Lewat fitur Link to My ASUS maka pesan dan notifikasi dari gawai dapat terpantau di layar laptop, bahkan dapat melakukan panggilan dari laptop, dan berbagi file secara instan antara laptop dan smartphone.


ASUS VivoBook 14 A416 : DINAMIS, KOKOH, ERGONOMIS

Kamu mungkin pernah merasakan layar yang getar saat mengetik, seperti yang saya alami. Layar ASUS VivoBook 14 A416 didesain agar tetap stabil saat mengetik. Ini karena diperkuat dengan teknologi reinforced chassis, penguat logam di bawah keyboard yang mampu memberikan kestabilan saat mengetik, sehingga layar tidak terasa getar atau goyang.

MOBILITAS DI MASA PANDEMI

Sewaktu saya bilang bahwa saya mengalami keruwetan yang sama di masa pandemi, itu nyata adanya. Sebagai Ibu Rumah Tangga, saya tidak mengalaminya sendirian. Banyak orang tua yang menjadi guru sekolah dadakan bagi anak-anak. Homescholing dadakan. Memanfaatkan laptop secara ekstra. Untuk yang memiliki anak masih kecil seperti saya, mulailah mencetak tugas-tugas, permainan, prakarya yang semua dibantu laptop. Menyimak tayangan edutainment, sampai belajar online bersama anak. Padahal mah biasanya laptop saya ya untuk saya.

Tidak kalah gregetnya, jika tahun-tahun sebelumnya saya masih bisa mengikuti kelas-kelas offline, kini cara saya belajar dan berteman teman berubah. Belum lagi ingin mengaplikasikan ilmu membuat konten gambar dan video yang lagi-lagi via laptop. Guru si kecil suatu hari mengabarkan ketelatan kelas dibuka, lagi-lagi karena laptopnya error. Saya sungguh tidak menyangka, kinerja laptop menjadi lebih berat, justru di masa pandemi ini.

Satu lagi, persoalan durasi. Di masa pandemi, saya merasa segala tuntutan pekerjaan mesti diselesaikan cepat. Saya membatasi diri sekian jam di depan laptop. Ini karena sebagai IRT, saya menjadi pusat aktivitas keluarga. Waktu berleha-leha alias me time di masa pandemi ini menjadi berkurang. Dengan durasi yang minim di depan laptop, tidak mungkin kalau laptopnya tidak mumpuni. Mau menyalakan laptop saja lambat, transfer data lelet, buka file video mendadak ingin nyerah, padahal tugas-tugas lain menanti. Karena itu tidak mengherankan saat ASUS merekomendasikan produk laptop ASUS VivoBook 14 A416 yang sesuai untuk semua kalangan, tapi kinerjanya mampu optimal. Buat rekan-rekan guru yang masih menginginkan laptop kece-able, menunjang pekerjaan dan sesuai budget, saya merekomendasikan ASUS VivoBook 14 A416. Eh, nggak cuma guru saja ya, yang lain juga boleh kok.

Bahkan ketika pandemi usai, pintu ke mana saja terbuka lebar, maka tidak akan rugi memiliki ASUS VivoBook 14 A416, karena bodinya yang ringkas, akan sangat nyaman dibawa jalan-jalan, dan performanya yang asyik cocok menjadi teman. Easy Portability, Effortless Productivity”.

Tabik.
___

Produk ASUS VivoBook 14 A416 dapat dilihat di : https://www.asus.com/id/Laptops/ASUS-Laptop-14-X415JP/


(Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi menulis ASUS VivoBook 14 A416 - Easy Portability, Effortless Productivity” )

6 komentar:

  1. Baru pertama kali lihat review laptop. Biasanya tiap kali mau beli dilihat speknya, trus compare harga. Trims atas tulisan yg informatif ini Kakam

    BalasHapus
  2. Aku udh bilang suami utk beli Asus kalo ntr mau ganti laptop :D. Awalnya aku sempet yg ga terlalu percaya Ama merk ini Krn hrgnya muraah banget dibanding merk lain. Buatku malah meragukan.

    Tp pas tau Asus ternyata produsen motherboard utk banyaaak merk laptop, itu sblm mereka membuka link penjualan laptop, jd yakin ... Biar gimana motherboard dlm sebuah laptop dan PC kan paling penting.

    Aku sampe Googling juga sbnrnya Asus ini ada kekurangan ga ... Setelah dibaca, ada, tapi bukan yg significant , dan itu bikin aku makin yakin utk beli ini nanti. Apalagi harganya memng terjngkah bgt, bahkan utk yg SPECS paling tinggi. 10 jutaan sih murah bgt dibanding laptop lain yg punya SPECS sama.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga suka inovasinya yang bisa nyentuh banyak segmen

      Hapus

Hai, bila tidak memiliki link blog, bisa menggunakan link media sosial untuk berkomentar. Terima kasih.